Penataan Tata Laksana

Penataan Tata Laksana

Penataan tatalaksana bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem, proses, dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, dan terukur pada Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM. Beberapa upaya yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara adalah :

A. Prosedur Operasional tetap (SPO) Kegiatan utama :

Keberadaan SPO pada satuan kerja menjadi sebuah kebutuhan yang utama. SPO berfungsi sebagai standarisasi cara yang dilakukan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaannya. Sehingga hal ini dapat mengurangi kesalahan, kelalaian, dan pelanggaran pegawai dalam melaksanakan tugas. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 35 tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan SPO adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan aktivitas organisasi, bagaimana dan kapan harus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan. Sebagaimana diketahui Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara memiliki beberapa inovasi untuk mempersiapkan menuju WBBM. Oleh karena itu Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara juga memiliki tugas untuk memperbaharui dan membuat SPO baru sesuai dengan Inovasi yang telah dibuat. Bebrapa SPO yang dibuat adalah :

1) SPO Bidang Intelijen

a) SPO Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS)

b) SPO Penerimaan Tamu Dinas Dilingkungan Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara

c) SPO Laporan dan Pengaduan Masyarakat di Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara

2) SPO Bidang Pidana Umum

a) SPO Pelayanan Tilang pada Kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara

b) SPO Pelayanan Tilang Keliling

c) SPO Pelaksanaan Pelimpahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) pada Kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara

d) SPO Layanan Perpanjangan Pelayanan Secara Digital

3) SPO Bidang Pidana Khusus

a) SPO Laporan Pengaduan Masyarakat Perkara Tindak Pidana Korupsi Pada Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara

b) SPO Pelayanan Saksi Prima

c) SPO Pelayanan Tamu Bidang Pidana Khusus

d) SPO Sistem Pemeriksaan Online Atasan

4) SPO Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

a) SPO Pelayanan Hukum Dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara

b) SPO Bantuan Hukum Dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara

5) SPO Bidang Pengelolaan Barang Bukti Dan Barang Rampasan Negara

a) SPO Pengelolaan Barang Bukti Dan Barang Rampasan Pada Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara

b) SPO BATIK KAGANO (Barang Bukti Kami Antarkan Dengan Oke)

Pembuatan SPO tersebut disesuaikan dengan beberapa inovasi yang ada di Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara.

B. E-Office

Salah satu point dalam peningkatan Penataan Tata Lakasana adalah penerapan Teknologi Informasi pada setiap elemen satuan kerja. Untuk menuju WBK dan WBBM Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara telah menerapkan Penggunaan Teknologi Informasi pada beberapa bidang pekerjaan, yaitu :

1) SIKEBUT (Sistem Informasi Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara)

Sikebut merupakan sistem penerimaan surat masuk di PTSP yang terintegrasi ke semua bidang. Penggunaan sikebut agar lebih cepat, efektif, dan efisien dalam memberika pelayanan.

2) CMS SPPT-IT dan EIS

Sistem Penanganan Perkara Tindak Pidana Secara Terpadu berbasis Teknologi Informasi (SPPT-IT) merupakan bentuk kerjasama antar Lembaga Penegak Hukum, salah satunya adalah lembaga Kejaksaan. Untuk mensukseskan program SPPT-IT lembaga Kejaksaan meluncurkan aplikasi CMS dan EIS. Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara telah menggunakan aplikasi CMS dan EIS tersebut secara maksimal sehingga memudahkan pemantauan langsung yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung.

3) Electronic Schedule

Merupakan inovasi yang dikembangkan oleh bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Electronic Schedule menggunakan media Smartphone yang terintegrasi dengan Pimpinan (Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara) sehingga memungkinkan pimpinan untuk terus memantau agenda – agenda Jaksa Pengacara Negara dalam melaksanakan tugasnya.

4) CINTAKAN BU (Channel Informasi Layanan Tamu Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara)

CintakanBU merupakan  layanan buku tamu digital dilengkapi webcam untuk merekam data tamu, kemudian di cetak dalam bentuk kartu tamu sebagai arsip.

5) JAGA RATU SAMBAN (Jaksa Garda Program dan Tugas Perangkat Desa untuk Maju dan Berkembang)

Jaga ratu samban merupakan aplikasi berbasis android yang dapat di download di playstore. Aplikasi ini bertujuan untuk melakukan pemantauan penggunaan dana desa di kabupaten bengkulu utara.

C. Keterbukaan Informasi Publik

Salah satu tujuan dari pembangunan Reformasi Birokrasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara adalah memberikan pelayanan publik yang PADEK (Profesional, Akuntabel, Dedikasi, Kredibel) sehingga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. Oleh karena keterbukaan informasi publik menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengetahui pelayanan yang ada di Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara. Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara memanfaatkan pesatnya teknologi informasi untuk meningatkan keterbukaan informasi publik, diantaranya melalui :

1) Website Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara (https://www.kejari-bengkuluutara.go.id)

2) Sosial Media Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara (Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, WhatsApp)

D. Pengelolaan Arsip

Pengelolaan arsip yang baik dalam satuan kerja akan memberikan kemudahan bagi satuan kerja tersebut untuk mencari data dikemudian hari. Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara paham betul mengenai Tata Kelola Arsip yang baik, oleh karena itu Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara memiliki ruangan khusus sebagai tempat penyimpanan Arsip. Ruangan tata kelola arsip yang terdapat di Kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara mengacu pada Undang – undang nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan.