Manajemen Perubahan

Manajemen Perubahan

Manajemen perubahan bertujuan untuk mengubah secara sistematis dan konsisten mekanisme kerja, pola pikir (mind set), serta budaya kerja (culture set) individu pada unit kerja yang dibangun, menjadi lebih baik sesuai dengan tujuan dan sasaran pembangunan zona integritas. Untuk itu Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara melakukan beberapa upaya untuk menumbuhkan komitmen bersama membangun Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, diantara Upaya yang telah dilakukan adalah :

A. Penyusunan Tim Kerja

Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara telah membentuk Tim Kerja pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Melalui Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara nomor : KEP- 13/L.7.12/02/2020 tentang Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani dilingkungan kerja Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara.

Surat Keputusan ini dibentuk dengan melibatkan seluruh Pegawai Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara, sehingga seluruh pegawai dapat memberi masukan dan saran mengenai Pembentukan Tim Kerja tersebut. Melalui rapat Pembentukan Tim Kerja tersebut diperoleh hasil pejabat struktural yang berkompeten dibidangnya untuk membangun Zona Integritas Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara menuju WBK dan WBBM.

B. Dokumen Rencana Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM

Setelah Tim Kerja terbentuk dan disahkan melalui Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara, selanjutnya Tim Kerja menyusun Dokumen Rencana Kerja yang nantinya menjadi acuan bagi Tim Kerja dalam pembangunan zona integritas Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara menuju WBK dan WBBM.

C. Pemantau dan Evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju WBK WBBM

Setiap pembangunan Zona Integritas dilakukan berdasarkan pada Dokumen Rencana Kerja yang telah disusun sebelumnya. Hasil pelaksanaan yang telah dilakukan harus dilaporkan secara priodik kepada Tim Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM dan kepada Pimpinan. Laporan tersebut menjadi bahan pimpinan untuk memantau dan mengevaluasi hasi pembangunan Zona Integritas yang telah dilakukan.

D. Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja

Seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara harus mencerminkan sikap dan budaya kerja yang PADEKĀ  (hebat), Profesional, Akuntabel, Dedikasi, KredibelĀ  sebagaimana tag line Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara dalam rangka menuju WBK dan WBBM. Guna terus meningkatkan pola pikir dan budaya kerja Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara juga telah melakukan beberepa upaya diantaranya :

1) Penandatanganan komitmen bersama

Salah satu Upaya yang dilakukan untuk memperkuat komitmen para pegawai dilingkungan Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara adalah dengan menandatangani Komitmen bersama

2) Wall Of Quote

Beberapa sudut dinding Kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara dihias dengan menggunakan konsep Wall Of Quote. Hal ini bertujuan untuk selalu mengingatkan para pegawai untuk selalui bekerja secara profesional dan tetap menjaga integritasnya.

3) Penandatanganan pakta integritas

Untuk meningkatkan komitmen dan budaya kerja para pegawai Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara, dibuat pakta integritas yang ditandatangani oleh seluruh Pegawai Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara.